June 16, 2021

Jagat Olahraga

Berita Olahraga, Berita Bola, Terbaik dan Terpercaya, Berita Politik, Hukum, Sosial, Budaya Seputar Nasional dan Internasional.

M. Nizar Murbanisaka

OPINI Penulis|Video Tentang Ucapan Terima Kasih Untuk Sang Virus Mematikan

Oleh : MNM-“The Unknown Writer From Another Space

Namanya Riya Sokol, seorang wanita berumur 38 tahun, yang terlahir di Polandia, dan berkarir sebagai penyanyi di Negaranya, telah membagikan satu sudut pandangnya yang berbeda tentang pandemi COVID-19 (yang saat ini menyerang lebih dari 160 negara bagian di seluruh dunia), lewat video yang dia bagikan di akun YouTube miliknya.

Video yang berdurasi 2 Menit 30 detik ini, menyajikan pandangan baru, tentang bagaimana kita tidak menyadari bahwa sebelum pandemi ini, kita mempunyai kehidupan yang bebas, dapat bersosialisasi dengan siapapun, pergi kemanapun, dan bertegur sapa bahkan berjabat tangan tanpa ada rasa takut sedikitpun, dan kita terkadang lupa untuk mensyukurinya.

Didalam videonya, dia berterimakasih terhadap Virus yang menyerang dan membunuh ribuan jiwa di pelosok negara diseluruh dunia, Dia menyadari bahwa ada hal yang lebih penting dari rasa takut, khawatir, dan rasa menyesal, dibalik semua kejadian ini.

Dengan pandemi global ini, kita dapat belajar bahwa kita semua saling berhubungan satu sama lain, virus ini menyadarkan kita bahwa siapapun dia, apapun jabatannya, ras atau suku apapun yang dia miliki, kita adalah sosok manusia yang saling membutuhkan.

Tidak hanya itu, di video ini mengingatkan kita, bahwa Planet Bumi dengan Alamnya, tempat kita berpijak, dan rumah bagi seluruh species yang tinggal di planet ini, adalah jauh lebih penting dari apa yang kita fikirkan sebelumya. Dengan pandemi seperti ini, Dia (Planet Bumi) bisa beristirahat dari semua polusi yang biasa kita (manusia) hasilkan setiap harinya.

Kita sadar, bahwa kita tidak pintar dalam menyikapi dan mempelajari apa peran kita sesungguhnya disini. kita sering mendahulukan hal-hal kecil dan tidak memperdulikan hal yang lebih besar yang seharusnya kita selesaikan. Kita tidak menyadari bahwa kita telah tersesat dalam kesibukan sehari-hari, dan lupa dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang tercinta di rumah.

Terima Kasih Corona Virus,

Diterjemaahkan oleh penulis


“Terima kasih telah mengguncang kami dan menunjukkan kepada kami bahwa kami bergantung pada sesuatu yang jauh lebih besar dari apa yang kami sadari sebelumnya.

Terima kasih telah membuat kami lebih bersyukur atas kenikmatan yang kami jalani sebelumnya dalam kelimpahan produk, kebebasan, kesehatan, dan kami sadar, kami menerima semuanya dengan cuma-cuma.

Terima kasih telah menghentikan kami, dan membuat kami melihat betapa tersesatnya kami dalam “kesibukan;” dan lupa meluangkan waktu untuk hal-hal yang paling sederhana (yang dapat membuat kami bahagia).

Terima kasih telah mengizinkan kami mengesampingkan semua masalah kecil, yang kami pikir sangat penting, dan menunjukkan kepada kami apa masalah yang sesungguhnya yang lebih penting.

Terima kasih telah menghentikan seluruh transportasi. Planet bumi telah memohon kepada kami untuk melihat semua polusi yang kami hasilkan sejak waktu yang sangat lama…, tapi kami tidak mendengarkannya.

Terima kasih atas semua rasa takut ini, dan sesungguhnya ini telah menjadi penyakit global selama bertahun-tahun, tetapi tidak banyak dari kami yang cukup berani untuk menghadapinya. Dan sekarang (mau tidak mau) kami semua harus menghadapinya. Dan mempelajari cara merangkulnya dengan kasih sayang dan dengan dukungan dari lingkungan sekitar kami.

Terima kasih atas penilaian kembali terhadapap kehidupan kami

Terima kasih karena kami akhirnya mengerti bahwa kami semua terhubung satu sama lain.

Terima kasih telah mempersatukan kami.

Kami tahu bahwa Dunia ini harus berubah

Terima kasih telah membantu kami merusak segalanya dan memberi kami kesempatan untuk membangun dunia kami dari awal lagi.”


Pada akhir video tersebut, Riya menambahkan pesan singkat;

“Virus ini adalah bagian dari kita, ada di antara kita, didalam diri kita. Virus ini menghubungkan kita semua, baik secara fisik maupun secara energi. Perasaan bersyukur (yang kita bentuk dalam hati kita) mendukung sistem kekebalan tubuh kita dan juga memungkinkan kita untuk melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Terserah kita, perspektif mana yang akan kita pilih. Tetapi yang terbaik adalah untuk selalu waspada terhadap semua aspek. Tetap bersyukur, tetap waspada, semuanya akan berbeda dari sebelumnya”

Riya Sokol

%d bloggers like this: