June 14, 2021

Jagat Olahraga

Berita Olahraga, Berita Bola, Terbaik dan Terpercaya, Berita Politik, Hukum, Sosial, Budaya Seputar Nasional dan Internasional.

Cuti Bersama Idul Fitri Diundur ke Bulan Desember Karena Pandemi COVID-19

Pemerintah akan mendorong kembali cuti kolektif Idul Fitri ke Bulan Desember karena kekhawatiran bahwa eksodus tahunan dapat menyebabkan penularan lebih lanjut dari Pandemi Coronavirus.

Ramadhan diperkirakan akan berlangsung pada 23 April hingga 23 Mei.

Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang Indonesia, terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar, untuk kembali mengunjungi kampung halaman mereka dan berkumpul dengan keluarga selama liburan panjang di dekat akhir bulan suci Ramadhan.

Negara ini memperhitungkan sekitar 20 juta orang untuk berpartisipasi dalam tradisi mudik tahunan, dengan beberapa telah meninggalkan ibukota untuk kampung halaman mereka meskipun ada peringatan dari para ahli medis masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun selama Pandemi ini.

Sementara Idul Fitri pengawasan ketat akan tetap dilakukan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy telah memindahkan cuti bersama Idul Fitri selama empat hari ke 28-31 Desember, dari 26-29 Mei, mendekati liburan akhir tahun lainnya.

“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan permohonan untuk tidak melakukan aktifitas mudik dan perubahan cuti bersama Idul Fitri 2020,” kata Muhadjir dalam sebuah pernyataan, Kamis.

Pemerintah juga menambahkan cuti kolektif pada 28 Oktober untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad.

“Menggeserkan cuti kolektif ke akhir tahun dilakukan dengan penuh pertimbangan bahwa COVID-19 akan ditangani dengan tepat [saat itu]. Selain itu, pada akhir tahun, anak-anak akan libur sekolah dan keluarga akan memiliki cukup waktu untuk merencanakan liburan,” lanjut dari pernyataan tersebut.

Dua organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, juga menyarankan orang-orang untuk tidak berpartisipasi untuk melakukan aktifitas mudik.

Namun, pemerintah tidak melarang mudik karena pertimbangan ekonomi. Pemerintah sebaliknya akan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga berpenghasilan rendah dengan harapan menghalangi orang untuk mengambil bagian dalam eksodus.

Hingga Kamis, Kementerian Kesehatan telah mengkonfirmasi 3.293 kasus infeksi dari COVID-19 di Indonesia dengan 280 korban jiwa dan 252 sembuh dari infeksi. Jakarta, pusat wabah di Indoneisa, telah mengkonfirmasi 1.706 kasus indeksi, dengan 142 korban jiwa dan 82 sembuh dari infeksi.

%d bloggers like this: