June 14, 2021

Jagat Olahraga

Berita Olahraga, Berita Bola, Terbaik dan Terpercaya, Berita Politik, Hukum, Sosial, Budaya Seputar Nasional dan Internasional.

MEDAN, INDONESIA - APRIL 2: Mantan narapidana meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I di Medan setelah menerima surat pembebasan di tengah wabah virus korona pada tanggal 2 April 2020 di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Sebanyak 22.158 tahanan di Indonesia telah dibebaskan dalam upaya untuk mengurangi risiko penularan virus corona di fasilitas penahanan yang penuh sesak, kata seorang pejabat, Jumat.

Indonesia Bebaskan 22.000 Orang Tahanan Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

Pemerintah menetapkan untuk membebaskan total 30.000 tahanan selama seminggu, kata pejabat

Jakarta, Indonesia

Sebanyak 22.158 tahanan di Indonesia telah dibebaskan dalam upaya untuk mengurangi risiko penularan virus corona di fasilitas penahanan yang penuh sesak, kata seorang pejabat, Jumat.

“Ini adalah bagian dari langkah-langkah untuk membendung penyebaran COVID-19 di fasilitas pemasyarakatan,” kata Rika Aprianti, juru bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Dia mengatakan tahanan yang dibebaskan adalah mereka yang telah menjalani dua pertiga dari hukuman mereka.

Aprianti menambahkan bahwa pemerintah akan membebaskan 30.000 tahanan selama seminggu.

“Namun, jumlah itu tidak termasuk mereka yang dihukum karena korupsi, terorisme, dan kejahatan terkait narkoba,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia negara itu Yasonna Laoly mengatakan dia akan merevisi peraturan untuk membuka jalan bagi pembebasan pelanggar yang dikecualikan.

Indonesian Corruption Watch (ICW), sebuah LSM pengawas, mengkritik rencana menteri tersebut, dengan mengatakan kebijakan itu tidak masuk akal.

ICW mengatakan melepaskan narapidana korupsi tidak ada hubungannya dengan pencegahan penularan virus karena mereka kebanyakan dikurung sendirian dalam satu sel.

“Fasilitas pemasyarakatan untuk kasus korupsi di Sukamiskin, Jawa Barat, pada kenyataannya, memberikan hak istimewa satu sel per tahanan,” kata Ramadhana Kurnia, seorang peneliti untuk ICW.

Pada tanggal 31 Maret, jumlah narapidana di penjara-penjara Indonesia mencapai 270.386, yang melebihi kapasitas mereka dari 131.931, menurut data pemerintah.

%d bloggers like this: